Langsung ke konten utama

Kampus Sehat



Universitas Telkom adalah Kampus Sehat. Mengapa disebut Kampus Sehat? Karena kampus ini mengembangkan potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang sehat. Lingkungan kampus dan kepribadian para mahasiswanya-lah yang menjadi tolak ukur kampus sehat ini. Daerah Dayeuh Kolot yang panas akan terasa sejuk karena taman-taman yang dibuat disekitar kampus. Juga akan semakin sejuk dengan kepribadian mahasiswanya yang “sehat”.
Saat ini sangat banyak tempat-tempat menuntut ilmu yang mencanangkan Sekolah Sehat/ Kampus Sehat. Karena, Sekolah Sehat/ Kampus Sehat adalah wacana yang baik untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar. Contohnya sekolah SMA saya sebelumnya yaitu SMAN 15 Bandung yang mencanangkan sekolah sehat. SMAN 15 Bandung telah mendapatkan banyak penghargaan atas Sekolah Sehat, begitu juga ini berdampak pada para siswanya termasuk saya. Sekolah Sehat/ Kampus Sehat menyadarkan para siswa/mahasiswanya sadar akan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Kampus Sehat akan menjadikan Universitas Telkom lebih baik dari sebelumnya. Mengapa? Karena akan menyadarkan para mahasiswa untuk cinta lingkungan, cinta diri sendiri, dan cinta orang lain disekitarnya. Dengan tubuh dan prilaku yang sehat akan membuat kita menjadi insan yang lebih baik lagi. Tanpa tubuh dan prilaku yang sehat, apapun yang telah kita usahakan sebelumnya tidak akan berjalan dengan semestinya. Sehat adalah tiang penopang kehidupan, segala sesuatupun tidak akan berjalan dengan baik tanpa kesehatan.
Sudah semestinya Kampus Sehat kita jadikan moto dalam kehidupan kita sehari-hari. Bukan hanya Kampus Sehat saja, melainkan Insan Sehat. Kita jadikan diri kita sendiri menjadi seseorang yang sehat jasmani dan rohani. Universitas Telkom selalu berupaya untuk meningkatkan SDM yang ada di dalamnya. Sehingga dapat berdampak positif bagi lingkungan dan para SDMnya sendiri.
Kampus Sehat bukanlah satu-satunya hal yang dicanangkan Universitas Telkom. Leading The Future Through World Class University adalah semboyan yang diberikan Universitas Telkom untuk memberikan semangat para mahasiswanya agar sadar akan persaingan global yang harus disadari sejak dini. Namun tetap, semboyan ini tak akan berfungsi dengan baik apabila para mahasiswa yang berperan di dalamnya tidak “Sehat”. Sehingga Sehat atau program Kampus Sehat yang dicanangkan Universitas Telkom tentu akan berdampak pada cita-cita universitas ini sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sel tumbuhan dilihat melalui mikroskop

pengamatan ini dilakukan di SMA NEGERI 15 BANDUNG. oleh : Dwi Mutiara L Eprima Agnitasari Gusty Aditya A M Irfan Faisal Silmi Nazmi H dengan bimbingan guru biologi: Ibu Liza.

Kisah Nabi Isa a.s - Power Point

Presented by Gusty Aditya Arrazaq Dwi Mutiara Lestari M Irfan Faisal Silmi Nazmi H Candra Setiawan Wildan Paksi P Guru Pembimbing : Ibu Nining SMA NEGERI 15 BANDUNG JL. Sarimanis I http://www.sman15bdg.net/

Junior Masterchef Australia

Junior MasterChef Australia  is an Australian competitive cooking game show. It is a spin-off of  MasterChef Australia , itself an adaptation of the Britishshow  MasterChef , and features contestants aged 8 to 12. The first season of the show began production in July 2010 and included 50 contestants. Over 5,000 children from around the nation auditioned for the series. Gary Mehigan, George Calombaris and Matt Preston returned alongside new judge, Anna Gare. Callum Hann has also been involved in the series. In contrast to prior series,  Junior MasterChef Australia  is produced by Shine Australia. The promo was seen during the final episode of MasterChef Australia (Season 2). The series premiered on Sunday, 12 September 2010. Changes In the Junior series, contestants will not be eliminated every week, though four will be eliminated at a time once the top 12 is decided. Every elimina...